Dari Operan ke Kolaborasi, Mini Soccer Menkomdigi Cup 2026 Satukan Insan Postel
Dari Operan ke Kolaborasi, Mini Soccer Menkomdigi Cup 2026 Satukan Insan Postel
komdigi.go.id
Sabtu, 12 September 2026 - 18:30
Kategori Siaran Pers

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Wayan Toni Supriyanto mengajak seluruh pelaku industri pos dan telekomunikasi menjaga kolaborasi dalam menghadapi perubahan teknologi dan kebutuhan konektivitas masyarakat yang terus meningkat.

Dirjen Wayan mengatakan pertandingan menjadi ruang bagi pemerintah, operator, vendor, asosiasi, media, dan mitra industri untuk bertemu dalam suasana yang lebih cair.

Menurutnya, interaksi seperti ini penting untuk membangun komunikasi dan kepercayaan yang dibutuhkan dalam menjalankan ekosistem postel.

"Biasanya ketika insan Postel berkumpul yang kita bahas adalah spektrum, jaringan, tower, perizinan, target pembangunan. Pagi ini, kita mengganti istilahnya. Spektrum menjadi ruang gerak, jaringan menjadi operan, kualitas layanan menjadi kualitas permainan, dan target pembangunan untuk sementara berubah menjadi target mencetak gol,” jelasnya saat membuka Turnamen Mini Soccer Menkomdigi Cup 2026 dalam rangka Hari Bhakti Postel ke-81 di Jakarta Selatan, Sabtu (12/09/2026).

Menurut Wayan, analogi tersebut menunjukkan bahwa prinsip kerja sama dalam olahraga memiliki kesamaan dengan pembangunan sektor pos dan telekomunikasi.

Setiap pemain memiliki peran dan tidak dapat memenangkan pertandingan seorang diri.

“Sehebat apa pun seorang pemain, dia tidak dapat membawa bola terus-menerus tanpa dukungan rekan satu tim. Jadi, kekompakan dan kerja sama tetap menjadi bagian kita hari ini,” ujarnya.

Ia menegaskan prinsip serupa berlaku dalam pembangunan infrastruktur digital.

Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan ekosistem.

Wayan mengatakan peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 juga menjadi momentum untuk memperbarui semangat pengabdian dalam menghadirkan layanan pos, telekomunikasi, dan infrastruktur digital yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, perkembangan teknologi telah membawa perubahan dari layanan surat dan telepon menuju broadband, cloud computing, kecerdasan artifisial, serta konektivitas terintegrasi antara jaringan darat dan satelit.

Namun, kemajuan teknologi tidak hanya diukur dari kecanggihannya, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Ukuran keberhasilan kita bukanlah seberapa canggih teknologinya, tetapi seberapa jauh teknologi itu membantu anak-anak belajar, pelaku usaha berkembang, keluarga saling berkomunikasi, layanan publik memudahkan warga, dan masyarakat tetap terhubung ketika menghadapi situasi kebencanaan,” jelasnya.

Karena itu, Wayan menilai kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi semakin penting di tengah tantangan pembangunan digital yang semakin kompleks.

Peningkatan kebutuhan kapasitas dan cepatnya perubahan teknologi membutuhkan ekosistem yang mampu bekerja sama, berbagi peran, dan merespons persoalan secara cepat.

“Kita membutuhkan ekosistem yang berkolaborasi, taktis, berbagi peran, dan cepat mencari solusi,” tandasnya.

Wayan menambahkan bahwa kekompakan tidak berarti seluruh pihak harus selalu memiliki pandangan yang sama.

Kekompakan, menurutnya, ditunjukkan dengan tetap menjaga komunikasi, kepercayaan, dan komitmen untuk menemukan solusi yang memberikan manfaat terbesar bagi masyarakat serta menjaga keberlanjutan industri pos dan telekomunikasi.

“Boleh memakai jersey yang berbeda, kita boleh berada di perusahaan yang berbeda, namun kita bermain di lapangan yang sama, mengikuti aturan yang sama, dan mengejar tujuan yang sama,” ujarnya.

Wayan menyebut semangat tersebut sejalan dengan arah Kementerian Komdigi dalam membangun ekosistem digital nasional yang Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga.

“Kompetisi yang sehat tidak membuat kita kehilangan kekompakan. Justru melalui kompetisi kita belajar memberikan yang terbaik, menghormati lawan, menaati aturan, dan menerima hasil dengan lapang dada,” ujar Wayan.

Siaran Pers No. 190/HM-KKD/9/2026
Sabtu, 12 September 2026

Baca lebih lanjut di komdigi.go.id
< Kembali Ke Halaman Login