Buka Rural ICT Camp 2026, Wamenkomdigi Apresiasi Teknologi Digital Perikanan Warga
Buka Rural ICT Camp 2026, Wamenkomdigi Apresiasi Teknologi Digital Perikanan Warga
komdigi.go.id
Senin, 14 September 2026 - 23:00
Kategori Siaran Pers

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengapresiasi langkah inovatif warga Kabupaten Maros dalam memanfaatkan teknologi digital pada sektor perikanan budidaya.

Inisiatif tersebut menjadi contoh nyata pemanfaatan internet komunitas yang bermakna bagi ketahanan iklim dan kemandirian pangan warga.

Apresiasi tersebut disampaikan Wamenkomdigi saat membuka kegiatan Rural ICT Camp 2026 di Unit Instalasi Tambak Silvofishery Marannu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (14/09/2026).

Wamen Nezar menyoroti kolaborasi warga dengan Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan serta Common Room dalam mengembangkan kawasan wanamina (silvofishery).

Melalui inisiatif ini, warga memanfaatkan instrumen digital untuk mengelola tambak secara terukur dan berbasis data.

“Kita menyaksikan bagaimana warga menggunakan teknologi digital untuk mengukur kadar garam, suhu, lalu mencatatnya sebagai big data dan membuat proyeksi ke depan. Ini adalah langkah penting kemandirian warga dalam menghadapi perubahan iklim,” ujar Wamen Nezar.

Menurut Wamen Nezar, perubahan iklim telah memberikan tantangan nyata di lapangan.

Tingginya tingkat salinitas akibat kemarau panjang, misalnya, memengaruhi kelangsungan hidup komoditas perikanan, seperti ikan dan kepiting.

Pemanfaatan data secara tepat membantu petambak mengambil langkah mitigasi secara cepat dan efisien.

Wamen Nezar menegaskan bahwa tolok ukur keberhasilan transformasi digital di tingkat komunitas bukan terletak pada jumlah perangkat atau aplikasi yang dibangun.

Hal yang terpenting adalah dampak langsung teknologi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat setempat.

“Ukuran keberhasilan kita bukan berapa banyak aplikasi yang dibuat atau berapa banyak perangkat yang dipasang. Ukurannya adalah apakah komunitas menjadi lebih berdaya, ekosistem lebih terjaga, dan penghidupan masyarakat menjadi lebih tangguh,” tegasnya.

Pemerintah berkomitmen terus mendukung inisiatif komunitas dengan memperluas jaringan telekomunikasi ke wilayah-wilayah nonkomersial.

Wamen Nezar berharap Rural ICT Camp 2026 dapat menjadi living laboratory atau laboratorium hidup untuk menguji efektivitas teknologi bagi kemaslahatan masyarakat luas.

“Semoga dari tempat ini lahir model-model pemanfaatan internet yang dapat kita kembangkan untuk komunitas-komunitas lain di seluruh Indonesia,” pungkas Wamenkomdigi.

Siaran Pers No. 192/HM-KKD/9/2026
Senin, 14 September 2026

Baca lebih lanjut di komdigi.go.id
< Kembali Ke Halaman Login