Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terbitkan surat peringatan kepatuhan kewajiban pendaftaran bagi 7 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat yang hingga tanggal 22 September 2026 belum memenuhi kewajiban pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku.
“Setiap PSE Lingkup Privat yang menyediakan layanan atau beroperasi di Indonesia wajib memenuhi ketentuan pendaftaran yang berlaku. Surat peringatan ini menjadi kesempatan bagi PSE untuk segera memenuhi kewajiban sebelum tindakan penegakan hukum diterapkan,” ujar Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar di Jakarta, Minggu (27/09/2026).
Dari 25 PSE yang mendapat surat pemberitahuan kewajiban pendaftaran, 16 PSE Lingkup Privat telah memenuhi kewajiban, yaitu:
No | Nama Penyelenggara Sistem Elektronik | No | Nama Penyelenggara Sistem Elektronik |
1 | PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) | 9 | PT Trans Berjaya Khatulistiwa |
2 | PT Lion Mentari Airlines | 10 | PT Jackal Holidays |
3 | PT Super Air Jet | 11 | PT Niaga Handal Cemerlang |
4 | PT ASI Pudjiastuti Aviation | 12 | PT Transportasi Jakarta |
5 | PT Dharma Lautan Utama | 13 | PT Doran Sukses Indonesia |
6 | PT Pelayaran Sakti Inti Makmur | 14 | PT Ray Propertindo |
7 | PT Express Transindo Utama Tbk | 15 | PT Surya Pertiwi Tbk |
8 | PT Trans Antar Nusabird (Cititrans) | 16 | PT Rajawali Bangun Angkasa |
Sedangkan 2 PSE Lingkup Privat telah melakukan komunikasi untuk menyampaikan komitmen pendaftaran, yaitu:
No | Nama Penyelenggara Sistem Elektronik | Nama Sistem Elektronik | Regional |
1 | PT Pelita Air Service | Website pelita-air.com dan aplikasi Pelita Air | Domestik |
2 | Shopify Inc | Website shopify.com dan aplikasi Shopify | Asing |
Untuk 7 PSE lainnya, surat peringatan disampaikan sebagai tindak lanjut pelaksanaan pembinaan sekaligus pengawasan kepatuhan.
“Kami minta seluruh PSE lingkup privat dapat segera melakukan pendaftaran agar masyarakat memperoleh kepastian hukum atas penyelenggaraan layanan digital yang digunakan,” kata Dirjen Alexander.
Adapun daftar 7 PSE Lingkup Privat yang telah menerima surat peringatan adalah sebagai berikut:
No | Nama Penyelenggara Sistem Elektronik | Sistem Elektronik | Regional |
1 | PT Haryanto Motor Indonesia | Aplikasi PO Haryanto Online | Domestik |
2 | PT Indo Transport Abdimas | Aplikasi PO Handoyo | Domestik |
3 | PT Rosalia Indah Transport | Website rosalia-indah.co.id dan aplikasi Rosalia Indah Transport | Domestik |
4 | PT Sebastian Citra Indonesia | Website rotio.id | Domestik |
5 | PT Sriwijaya Air | Website sriwijayaair.co.id dan aplikasi Sriwijaya Air Mobile | Domestik |
6 | PT Sudiro Tungga Jaya | Aplikasi Sudiro Tungga Jaya | Domestik |
7 | Secret Industries Pty Ltd | Website fatsecret.co.id dan aplikasi Penghitung Kalori Fatsecret | Asing |
Alexander menegaskan apabila hingga tanggal 1 Oktober 2026, 7 PSE ini masih belum memenuhi kewajiban pendaftaran, Komdigi akan mengambil langkah penegakan hukum administratif sesuai ketentuan, termasuk pemutusan akses terhadap sistem elektronik.
Komdigi, jelas Dirjen Sabar, tetap membuka ruang klarifikasi bagi PSE yang menghadapi kendala teknis atau hambatan lainnya dalam proses pendaftaran.
“Seluruh PSE Lingkup Privat wajib mematuhi ketentuan yang berlaku demi terciptanya tata kelola sistem elektronik yang tertib dan bertanggung jawab di Indonesia,” tandasnya.
Komdigi terus berkomitmen mewujudkan tata kelola ruang digital yang aman melalui pengawasan terhadap penyelenggaraan sistem elektronik serta penegakan ketentuan yang berlaku.
Informasi mengenai proses pendaftaran PSE Lingkup Privat, dapat menghubungi Direktorat Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik melalui kanal layanan pendaftaran:
Waktu Operasional:
Jadwal Reguler Pukul 08.00-12.00 dan 13.00-16.00 WIB (Senin-Jumat)
Panduan pendaftaran, pemutakhiran data, atau pencabutan Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik dapat diakses melalui:
https://s.komdigi.go.id/pendaftaranpseprivat